Ruang Lingkup Pelayanan

Pelayanan di departemen THT meliputi rawat jalan, rawat inap, kamar bedah, kamar bedah sehari. Pelayanan rawat jalan termasuk di dalamnya perawatan di poliklinik lantai 4, poliklinik madya, poliklinik kencana, poliklinik Kiara. Departemen THT meliputi Sembilan divisi yakni:

  1. Rinologi
  2. Otologi
  3. Laring – Faring
  4. Bronkoesofagologi
  5. Neurootologi
  6. THT – Komunitas
  7. Plastik rekonstruksi
  8. Alergi imunologi
  9. Onkologi THT

Departemen THT memiliki 58 (lima puluh delapan) Standar Prosedur Operasional yang bersifat pelayanan dan dokumentasi pelayanan departemen THT adalah dokumentasi terkontrol yang terdiri dari Standar Prosedur Operasional dan Clinical Pathway.

Pelayanan yang integratif, memuaskan, sesuai prosedur, cepat dan sesuai kompetensi merupakan tujuan dari departemen. Sarana prasarana yang mendukung program pelayanan menjadi perhatian departemen, keinginan untuk menyesuaikan atau melebihi bench mark merupakan target tersendiri. Namun penyediaan dan evaluasi sarana dan prasarana di rawat jalan, kamar operasi dan rawat inap bukan menjadi tanggung jawab departemen, sehingga kerjasama dengan unit teknik dan aset pemeliharaan menjadi salah satu komponen yang penting.

Salah satu jenis dokumentasi pelayanan departemen THT adalah dokumentasi terkontrol yang terdiri dari Standar Prosedur Operasional dan Clinical Pathway.

Audiometri

Audiometri

Nasoendoskopi

Nasoendoskopi

Otomikroskopi

Otomikroskopi

RFL

RFL

PNIF

PNIF

Skin Prict Test

Skin Prict Test

Tes Fungsi penghidu

Tes Fungsi Penghidu

Timpanometri

Timpanometri

Departemen THT memiliki 58 (lima puluh delapan) Standar Prosedur Operasional yang bersifat pelayanan. Standar Prosedur Operasional tersebut yaitu terdiri dari:

  • Divisi Alergi Imunologi memiliki 1 (satu) Standar Prosedur Operasional dengan judul:
  1. Tes Cukit/Tusuk Kulit
  • Divisi Bronko-esofagologi memiliki 7 (tujuh) Standar Prosedur Operasional dengan judul:
  1. Bronkoskopi Fleksibel
  2. Esofagoskopi Ekstraksi
  3. Esofagoskopi Kaku
  4. Rinofaringolaringoskopi Fleksibel/RFL
  5. Esofagoskopi Dilatasi
  6. Flexible Endoscopic Esophagoscopy/Pemeriksaan Esofagoskopi Fleksibel
  7. Flexible Endoscopic Evaluation of Swallowing (FEES)
  • Divisi Faringo-laringologi memiliki 10 (sepuluh) Standar Prosedur Operasional dengan judul:
  1. Telelaringoskopi
  2. Tonsilektomi
  3. Adenoidektomi
  4. Insisi Abses Peritonsil
  5. Insisi Abses Submandibula
  6. Laringoskopi Langsung
  7. Trakeostomi
  8. Insisi Abses Parafaring
  9. Insisi Abses Retrofaring
  10. Laringektomi Total
  • Divisi Neurotologi memiliki 17 (tujuh belas) Standar Prosedur Operasional dengan judul:
  1. Tes Sistem Vestibuler Perifer pada Vertigo Posisi
  2. Timpanometri
  3. Tes Posturografi
  4. Tes Nerve Excitability Testing
  5. Pemeriksaan Head-Shake
  6. Canalith Repositioning Therapy
  7. Pemeriksaan Elektronistagmografi (ENG)
  8. Pemeriksaan Audiometri Tutur
  9. Auditory Steady State Respons (ASSR)
  10. Tes Visual Dynamic Acuity
  11. Tes Schimer
  12. Otoaucustic Emission (OAE)
  13. Pemeriksaan Head-Thrust
  14. Perasat Dix Hallpike
  15. Tes Gustometri
  16. Pemeriksaan Audiometri Nada
  17. Brain Evoked Response Audiometry (BERA)
  • Divisi Onkologi memiliki 10 (sepuluh) Standar Prosedur Operasional dengan judul:
  1. Angiofibroma Nasofaring Belia
  2. Karsinoma Nasofaring
  3. Prosedur Tindakan Operasi Maksilektomi
  4. Parotidektomi Radikal dan Diseksi Leher
  5. Parotidektomi Superfisial
  6. Parotidektomi Total
  7. Ligasi Arteri Karotis Eksterna
  8. Biopsi Nasofaring
  9. Biopsi Tumor Hidung dan Paranasal (Dengan Anestesi Lokal)
  10. Prosedur TIndakan Operasi Trakeostomi
  • Divisi Otologi memiliki 2 (dua) Standar Prosedur Operasional dengan judul:
  1. Timpano-Mastoidektomi
  2. Timpanoplasti Dinding Utuh
  • Divisi Plastik Rekonstruksi memiliki 2 (dua) Standar Prosedur Operasional dengan judul:
  1. Mikrotia
  2. Open Reduction Internal Fixation (ORIF)
  • Divisi Rinologi memiliki 4 (empat) Standar Prosedur Operasional dengan judul:
  1. Pemeriksaan Fungsi Penghidu
  2. Pemasangan Tampon
  3. Nasoendoskopi
  4. Bedah Sinus Endoskopi Fungsional
  • Divisi THT Komunitas memiliki 5 (lima) Standar Prosedur Operasional dengan judul:
  1. Auditory Steady State Respons (ASSR)
  2. Pemeriksaan Brainstem Evoked Response Audiometry (BERA) Hantaran Tulang
  3. Pemeriksaan Otoacoustic Emission (OAE) Ototoksik
  4. Otoacoustic Emission (OAE)
  5. Brainstem Evoked Response Audiometry (BERA)

Departemen THT memiliki 73 (tujuhpuluh tiga) jenis Clinical Pathway, yang terdiri dari:

  • Divisi Alergi Imunologi memiliki 1 (satu) Clinical Pathway dengan judul:
  1. Rinitis Alergi/Non Alergi
  • Divisi Bronko-esofagologi memiliki 8 (delapan) Clinical Pathway dengan judul:
  1. Biopsi Massa Esofagus
  2. Bronkoskopi dengan Komplikasi
  3. Bronkoskopi tanpa Komplikasi
  4. Dilatasi Esofagus
  5. Esofagoskopi dengan Komplikasi
  6. Esofagoskopi tanpa Komplikasi
  7. Esofagoskopi dengan Penyulit
  8. Pewarnaan Lugol
  • Divisi Faringo-laringologi memiliki 9 (sembilan) Clinical Pathway dengan judul:
  1. Diseksi Leher
  2. Ekstirpasi Massa Laring
  3. Laringofissure
  4. Laringoskopi Biopsi
  5. Laringektomi Total
  6. Papiloma Laring
  7. Rekonstruksi Stenosis Laring
  8. Supraglotoplasti/Supraglotopexy
  9. Trakeostomi
  • Divisi Neurotologi memiliki 5 (lima) Clinical Pathway dengan judul:
  1. Bell’s Palsy
  2. Benign Paroxysmal Potitional Vertigo
  3. Sudden Vertigo-Rawat Inap
  4. Sudden Deafness-Rawat Inap
  5. Sudden Deafness-Rawat Jalan
  • Divisi Onkologi memiliki 11 (sebelas) Clinical Pathway dengan judul:
  1. Tumor Tiroid
  2. Eksplorasi Nasofaring
  3. Ligasi Arteri Karotis Eksterna
  4. Tumor Parotis
  5. Tumor Hidung dan Sinus Paranasal
  6. Extirpasi Massa Angiofibroma dengan Pendekatan Eksternal
  7. Angiofibroma Nasofaring
  8. Karsinoma Nasofaring Rawat Jalan
  9. Tumor Tiroid Rawat Jalan
  10. Tumor Parotis Rawat Jalan
  11. Tumor Sinonasal Rawat Jalan
  • Divisi Otologi memiliki 7 (tujuh) Clinical Pathway dengan judul:
  1. Otitis Media Supuratif Kronik (OMSK) dengan Komplikasi
  2. Otitis Media Supuratif Kronik (OMSK) Tipe Bahaya Tanpa Penyulit
  3. Karsinoma Sel Skuamosa Telinga
  4. Pemasangan Implan Koklea
  5. Otitis Media Supuratif Kronik (OMSK) Tipe Aman Tanpa Penyulit
  6. Otitis Eksterna Maligna
  7. Pemasangan Pipa Ventilasi
  • Divisi Plastik Rekonstruksi memiliki 6 (enam) Clinical Pathway dengan judul:
  1. Aurikuloplasti Tahap 1
  2. Fistulektomi Pre Aurikular
  3. Harvesting Iga
  4. Open Reduction Internal Fixation (ORIF) pada Fraktur Wajah
  5. Otoplasty
  6. Rekonstruksi Fraktur Nasal/Septorinoplasti
  • Divisi Rinologi memiliki 26 (duapuluh enam) Clinical Pathway dengan judul:
  1. Gangguan Penghidu
  2. Angiofibroma
  3. Contact Point Headache
  4. Mucocele Sinus
  5. Rinitis Vasomotor
  6. Rinosinusitis Kronik dengan dan tanpa Polip
  7. Sumbatan Duktus Nasolakrimal
  8. Epistaksis
  9. Benda Asing Kavum Nasi
  10. LCS Leackage
  11. Papiloma Inverted
  12. Rinosinusitis Jamur
  13. Sinusitis Dentogen
  14. Tumor SInonasal
  15. Pembuatan Koana pada Atresia Koana
  16. Bedah Sinus Endoskopi Fungsional Khusus 2 (Maksila dan Etmoid)
  17. Bedah Sinus Endoskopi Fungsional Khusus 3 (DCR)
  18. Bedah Sinus Endoskopi Fungsional Khusus 3 (PNN)
  19. Bedah Sinus Endoskopi Fungsional Khusus 3 (Frontal atau Sfenoid)
  20. Bedah Sinus Endoskopi Fungsional Khusus 4 (Intranasal Contact Point Headache)
  21. Bedah Sinus Endoskopi Fungsional Khusus 4 (LCS Leackage)
  22. Bedah Sinus Endoskopi Fungsional Khusus 4 (rhinitis Atrofi (BSEF dengan Jabir Osteoperiosteal))
  23. Bedah Sinus Endoskopi Fungsional Khusus 4 (Tumor Hipofisis)
  24. Bedah Sinus Endoskopi Fungsional Khusus 4 (Tumor SPN)
  25. Bedah Sinus Endoskopi Fungsional Khusus 1 (Maksila)
  26. Operasi Koreksi Septum dan Konka

Jadwal Praktek Dokter THT di Poli

Konsulen Poliklinik Divisi SENIN (08:00-14:00) SELASA(08:00-14:00) RABU(08:00-14:00) KAMIS(08:00-14:00) JUMAT(08:00-14:00)
Neurotologi Jadwal tersendiri (terlampir)
Otologi dr.Alfian Farid Hafil dr.Harim Priyono dr.Harim Priyono Dr.dr.Ratna D.Restuti dr.Alfian Farid Hafil
Laring-Faring dr.Syahrial MH dr.Arie Cahyono Dr.dr.Fauziah Fardizza Prof.dr.Bambang Hermani dr.Fauziah Fardizza
Rinologi Dr.dr.Retno S.Wardhani dr.Niken Lestari Dr.dr.Retno S.Wardhani dr.Febriani Endiyarti dr.Umar Said Dharmabakti
Endoskopi B.E dr.Rahmanofa Junizaf Dr.dr.Susyana Tamin Dr.dr.Elvie Zulka KR. Dr.dr.Elvie Zulka KR Dr.dr.Susyana Tamin
Onkologi dr.Marlinda Adham, PhD dr.Marlinda Adham, PhD dr.Ika Dewi Mayangsari dr.Ika Dewi Mayangsari dr.Marlinda Adham, PhD
Plastik Rekonstruksi Dr.dr.Mirta Hediyati Dr.dr.Dini W.Widodo Dr.dr.Trimartani Dr.dr.Mirta Hediyati Dr.dr.Dini W.Widodo
THT Komunitas Jadwal tersendiri (terlampir)
Allergi Immunologi dr.Nina Irawati dr.Niken Lestari dr.Niken Lestari dr.Nina Irawati dr.Niken Lestari